Tampilkan postingan dengan label Software Archi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Software Archi. Tampilkan semua postingan
Kamis, 17 November 2011 0 komentar

Mari belajar Ecotect

Ecotect merupakan salah satu software yang saat ini digunakan dibidang arsitek untuk membantu perhitungan-perhitungan pada bangunan, antara lain :
- Studi penghawaan
- Studi Pencahayaan
- Studi Akustik
- Kenyamanan Thermal, dan lain-lain

Dalam tampilannya, karena masih merupakan software yang ditujukan bagi kalangan arsitek, maka tampilan yang diberikan pun kurang lebih sama dengan beberapa tampilan pada autocadd, archicadd, dan lain-lainnya.
Cara menggunakan Ecotect :
1. Setelah melakukan penginstalan, klik icon ecotec untuk memulai halaman pengerjaan.
2. Akan muncul tampilan seperti di bawah ini
3. Untuk memberikan tampilan pekerjaan, maka dapat langsung meng"klik" ikon 3D.
4. Lanjutkan dengan melakukan pekerjaan gambar.dengan memilih ikon yang berada di samping layar.
5. untuk proses menggambar, apabila ingin membuat sebuah bentuk yang tertutup maka dapat diakhiri dengan menekan  esc.
6.  Memasukan jendela dapat dilakukan dengan menekan tombol insert pada keyboard. selain jendela dapat juga untuk memasukan pintu maupun void. hal ini dilakukan dengan memasukkan ukuran yang diinginkan.
7. pemberian material dapat dilakukan secara langsung memilih bidang yang ingin diberikan materialnya kemudian memilih jenis material, yang berada di kanan layout.
8. setelah ini maka dapat langsung diadakan analisis pada ecotec.analisis dapat langsung dilakukan dengan memilih analysis yang berada di kiri layout.

Jumat, 07 Oktober 2011 7 komentar

BELAJAR ENVI-met 3.1

Envi-Met merupakan program tiga-dimensi mikro model yang dirancang untuk mensimulasikan permukaan, tanaman, dan udara yang berinteraksi di lingkungan perkotaan  dengan resolusi khas 0,5 sampai 10 meter dalam ruang dan 10 detik dalam waktu.
ENVI-Met adalah model prognostik yang didasarkan pada hukum dasar dinamika fluida dan termo-dinamika. Model ini meliputi simulasi:
  • Aliran disekitar dan diantara bangunan
  • Pertukaran panas dan uap pada permukaan tanah dan dinding
  • Turbulensi
  • Perubahan pada vegetasi dan parameter dispersi vegetasi
  • Bioklimatologi
  • Partikel
PROSESNYA :

    • Lakukan penginstalan Program Envi-Met 3.1
    • Pada saat memasukkan password biasanya dengan cara langsung diketik dan bukan di Copy+paste (seperti yang dilakukan pada umumnya)
    • Setelah memasukan pasword akan muncul seperti gambar dibawah ini. Untuk menentukan lokasi folder penyimpanan program Envi-Met.


    • Setelah berhasil maka akan muncul Icon Envi-Met system pada desktop.
    • Untuk memulai pekerjaan, maka di klik pada icon Pertama Envi “start the Area Input file editor” (yang berada paling kiri dari tampilan).


    • Setelah itu akan muncul tampilan seperti di bawah ini.
    • Sesuaikan grid melalui ‘file’ , kemudian ‘change setting/new model’ sampai muncul halaman untuk menyesuaikan grid dan lokasi. Untuk kawasan yang dibuat, saya menggunakan lokasi Jakarta, dengan ukuran grid 40 x 40 x 20
    • Lanjutkan dengan meng-klik pada pojok kiri halaman tersebut untuk menyesuaikan grid dan lokasi

    • Opsi I, ‘edit building/vegetation’,  left mouse menunjukkan berapa banyak grid untuk ketinggian bangunan, right mouse menunjukkan berapa banyak grid ketinggian lantai bangunan yang diangkat dari tanah. Jika semua bangunan tertutup dinding, maka nilai right mouse adalah 0. ‘Left mouse+shift’ digunakan untuk menambah jenis vegetasi. Opsi II yaitu ‘edit soils’, digunakan untuk mengubah jenis lapisan permukaan tanah.
    • Contoh :  
      • Pada layout gambar kerja, saya mencoba membuat kawasan bangunan dengan ketinggian minimum bangunan 15 dan ketinggian maksimum bangunan 30.
      • vegetasi yang digunakan ds (tree 10 m dense), g ( grass 50 cm ever,dense), T1 (tree 10 m very dense), l1 (tree, light 15 m)

    • Selesai melakukan pekerjaan di atas lanjutkan dengan menyimpan data tersebut pada folder yang anda inginkan. Setelah itu dilanjutkan ke icon ke II pada Envi-Met “start the configuration file editor”. Pilih ‘file’ kemudian ‘new configuration’. Pada lembar tersebut, ganti alamat data input sesuai dengan tempat menyimpan data tersebut lengkap dengan nama file.in 


    Contoh : D:\DATA\coba\neldy.in
    Kemudian alamat direktori data output ditulis lengkap dengan alamat folder tetapi tidak perlu sampai pada nama file.
       Contoh : D:\DATA\coba
                   *Pada saat penulisan tidak perlu disertai dengan penulisan Input atau Output
    • Running. Buka opsi III dari kiri dari aplikasi envimet. Pilih versi grid yang diinginkan. Kemudian pilih ‘load model configuration’, sampai ketemu file.cf yang akan dibuka. Hanya file dengan extention.cf yang dapat dibuka. Jika tidak ketemu file.cf, buka file kemudian save as dengan nama file.cf. Setelah ‘open’ file yang diinginkan, pilih ‘run model’. Lama running tergantung pada besarnya file.
    • Setelah running selesai, kemudian menuju tahap Leonardo
    • Pada tahap Leonardo, buka halaman Leonardo, kemudian pilih “tools” , kemudian pilih “data navigator”. Setelah muncul halaman kecil “data navigator”,  buka file melalui gambar folder kuning kecil di sudut kiri atas, pilih file yang akan dibuka, dengan jenis ‘file.edi’. Setelah muncul spesifikasi file yang akan dibuka, pilih jenis variable yang akan divisualisasikan dengan mengklik tanda panah hitam pada ‘Data’, untuk data utama, misalnya temperature dengan memilih Pot.Temperature, pada potongan yang akan divisualisasikan. Misalnya potongan (X-Y) adalah potongan horizontal yang seakan dilihat dari atas. Potongan (X-Z) adalah potongan dilihat dari depan. Potongan (Y-Z) adalah potongan yang dilihat dari sebelah kiri. Opsi ‘cut at’ untuk menentukan kedalaman potongan dari sumbu yang diinginkan. Misalnya potongan (X-Y) cut at z = 1 = 0,4 m, artinya potongan yang dipilih berupa potongan horizontal dengan ketinggian 0,4 m dari permukaan tanah. Kemudian pilih ‘extract 2D cut’ sehingga lembar Leonardo akan menampilkan hasil running sesuai dengan yang diinginkan secara 2D.

    • Contoh tampilan Pot.temperatur yang terlihat pada kawasan yang telah dibuat :
      • Extract 2D cut : X-Y dengan ketinggian 1,2 meter dari permukaan tanah. 
      • grid yang digunakan 40 x 40 x 24

    • Contoh tampilan Sky view Factor Building yang terlihat pada kawasan yang telah dibuat :
      • Extract 2D cut : X-Z dengan ketinggian 4 meter dari permukaan tanah 


    Contoh Pengerjaan Envi-met via You Tube

    Sumber :
     
    ;